SEKETIKA suara-suara umpatan; maling,
anjing, babi, dan bahkan mengharuskanku sampai di neraka jahanam itu, melenyap.
Seiring dengan kepuasannya, mereka membubarkan diri dan mungkin pulang ke
rumahnya masing-masing. Sementara beberapa wanita tampak saling berbisik dan
membuang muka. Mereka menampakan kengerian, bukan lebih pada kepuasan dan
kegemasan seperti orang-orang sebelumnya.
Langganan:
Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Carpon Otang K.Baddy ( Majalah Mangle No. 2615/ 9-15 Februari 2017) Isuk-isuk guyur, nyi Yuyun jadi korban rajapati. Getih busrat-b...
-
Carpon Otang K.Baddy (Majalah Sunda Midang, Edisi 25 Januari 2017) Lin nanaon, k uring mah datang ka sisi walungan te...
-
Carpon Otang K.Baddy (Majalah Mangle No. 2611 Januari 2017) Sagelas cikopi panas mayambah di jero dada, panasna karasa awet . Cihera...
