Tampilkan postingan dengan label ide. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ide. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Oktober 2018

Cinta yang Kandas

Cerpen Otang K Baddy (Plukme)
       Perempuan itu tetap menggeleng ketika kudesak apakah sejak kedatangannya ia melihat perempuan lain selain dirinya? Berkali-kali ia katakan tak seorang pun ia melihat ada orang yang datang di tempat itu. Bahkan malah ia balik bertanya secara mendesak pula, apakah di pelajalanan tadi aku melihat seorang lelaki selain aku?

Kamis, 11 Oktober 2018

Sakitku Teramat Keras

      Sepertinya hari ini aku ini benar-benar sakit. Sakit yang boleh dikata luar biasa. Tiada tanding tiada banding untuk mengumpamakan sakitku saat ini. Saking sakitnya tak ketulungan dan luar biasa itulah hingga aku tak sanggup mengimbanginya. Sakitku teramat parah dan keras.
      Karena sakitku teramat parah dunia pun terasa gelap. Bukan saja buta dalam melihat telunjuk sendiri, namun kegelapan telah melupakan segalanya. Bahkan saking parahnya sakit yang telah mengakibatkan gelap gulita saat ini pun aku tak tahu pasti; apakah ketika mengutarakan ini aku berada di rumah atau di rumahsakit atau di tempat lain. Aku tak tahu pasti.

Selasa, 28 Agustus 2018

Nenek dan Kucing

Merah basah, lidah kucing itu menjilat menyapu tubuhnya, seakan mengelus bulu telonnya yang agak kotor. Di sampingnya sang majikan terlentang seperti ngorok. Tapi bukanlah kantuk yang membuat sosok itu roboh. Faktor usia, keringkihan akibat suasana alam tak nyamankah?
Jarun jam tamplok di bilik sudah lama tak beranjak, sementara sarang laba-laba membias buram di permukaannya. Suara tokek dan cecak saling bersahutan menunjukkan keberadaannya yang masih eksis. Kucing pun beringas memutar bola matanya yang menyala saat burung hantu bersiklukkluk di pohon randu. Sementara yang terbujur di kasur ampar lusuh ngoroknya tak terdengar lagi.

Rabu, 25 Oktober 2017

Postingan Kosong Melongpong

       Entahlah setiap hendak memulis saya selalu diserang kantuk. Apalagi jika ide yang sebelumnya berkelebat tak segera ketangkap. Kalau sudah begini kembali saya merana, Rasanya hidup terasa rugi jika cita-cita yang senantiasa didambakan kerapkali terjegal gara-gara kantuk. Maksudnya dunia menulis jangan ditinggalkan begitu saja.

Popular Posts

Blogroll