Tampilkan postingan dengan label Masa Lalu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masa Lalu. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 November 2016

Basa nyaba ka Rajadesa tumpak kareta

Eta lalaki duaan teh tukang jengkol. Datang ka lembur kuring (Cijulang) seja ngaborongan jengkol. Harita maranehna memeh magrib anteng mesekan jengkol wetaneun imah kuring, pas di bubulak sisi jalan satapak nu brasna ka pajaratan.

Minggu, 20 November 2016

Pertama Belajar Nulis Bersama Eyang Kongkolak



                     Eyang Cijulang, atau  Eyang Kongkolak  saat difoto di jarian belakang rumah

Sejujurnya akan saya ceritakan padamu, sobat. bahwa sampai saat ini saya belum profesional dalam membuat karya tulis. Persoalannya selain kerap malas berlatih, ya ..semangatnya termasuk kambuhan. Tak heran dulu-dulu dalam suatu identitas pelengkap naskah cerpen atau puisi yang dikirim ke media di bawahnya sering ditulis,  'Otang K.Baddy, seorang penulis kambuhan yang cengeng' begitu kira-kira yang

Kamis, 19 November 2015

Ketika Pertama Ingin Punya Mesin Tik

     
 Ketika pertamakali ingin memiliki mesin tik, di kampung sempat geger. Mesin tik buat apa, memangnya orang kantor pake mau mesin tik segala. Mau ngetik apa, demikianlah orang-orang. Dan itu wajar, mereka tak salah. Betapa tidak, saya yang bukan orang sekolahan, bukan jebolan akademisi tertentu yang terkait dengan aktifitas mengetik , bukan orang kuliahan, bukan mahasiswa --SD pun nyaris tak tamat. Wajar orang-orang menyepelakannya atau setidaknya bertanya-tanya dan itu manusiawi.

Rabu, 04 November 2015

Menulis di Zaman Mesin Tik

   
  Masih seputar kebodohan dan pengalaman saya dalam dunia tulis-menulis, Kendati tak ada bedanya dulu kini,  yang tetap saja bodoh, saya akan cerita masa lalu. Mungkin karena kebodohan saya atau apalah, saya ingin menulis bebas dan dapat ide yang bebas pula, saat itu saya sering bawa-bawa mesin tik di karung plastik wadah rumput. Biasanya pergi ke hutan, atau mencari saung-saung huma milik orang. Lagi pula kan saya sambil pulangnya harus membawa pakan kambing kala itu. Mesin tik beserta beberapa lembar kertas HVS + tip eks dalam karung plastik (pusri) kerap menyatu dengan dedaduan/rumput pakan kambing.

Senin, 02 November 2015

Kaca Rumahku Bolong

Aku yakin, kaca rumah bagian depan, samping kiri itu bolongnya bukan ditabrak burung hantu atau kuntilanak yang nyasar. Namun aku tak habis pikir kenapa satu dari bangsamu dari balik kaca bolong itu seakan mengintai aku?

Selasa, 27 Oktober 2015

Penulis Bodoh Model Saya

     Sebenarnya ada kesan lucu, itu kalau tak mau dibilang konyol  terhadap diri saya. Memang ini pengalaman masa lalu, namun jika dipikir-pikir sampai saat ini pun tak ada bedanya. Contohnya mau jadi penulis tapi tak tahu apa yang mesti ditulis. Ini kan lucu, ah malah sebutan 'lucu' itu terlalu genit untuk ditujukan pada kekonyolan saya seorang dewasa yang mengarah ke manula. Buktinya mau menekuni cerpen karena cerpen tidak perlu mengumpulkan data yang kongkrit seperti penulisan opini. Mau menulis puisi karena puisi bisa melambungkan rasa ke batas tak terhingga.

Jumat, 23 Oktober 2015

Kasih Ibu dan Sarang Burung

(masa lalu otang k.baddy)
Tiba-tiba aku teringat masa kecilku saat bersama ibu ikut mencari kayu bakar ke hutan. Disana kami melihat seekor burung dewasa tengah menyuapi anak-anaknya dalam sarang yang bertengger di dahan pohon setinggi hampir 7 meter. Aku tak merasa manja, dengan rengekan kuat aku benar-benar ingin memiliki anak burung di sarang itu. Mendengar itu ibu tampak kebingungan, namun tetap membujukku karena ibu tak bisa menaiki pohon tersebut katanya. "Nanti diambilkan oleh ayah ya," katanya seraya mengajak pulang. Tapi

Popular Posts

Blogroll