Senin, 28 Oktober 2024

Mohom maaf

Apa kabar semuanya? Moga pada sehat selalu dan bahagia Mohon maaf jika blog yang saya ini lama terbengkalai ~~ Otang K Baddy 🙏🙏🙏

Minggu, 13 Oktober 2019

Hadiah Hoaks


       Cerpen Otang K Baddy (Pikiran Rakyat Minggu 13 Oktober 2019)
      
    Seiring gejolak politik yang biasa dikatakan memanas, hoak kerapkali menjadi kambing hitam bagi yang merasa tersudutkan. Karena itu tergantung keberuntung, hoak pun dalam sesi ini kadang diperlukan. Meski kadang seperti dagelan.

Rabu, 07 Agustus 2019

Sawah Gadean

Carpon Otang K Baddy (Sunda Midang 26 Maret-27 April 2019)  

       Ngadadak rieut mikiran soal gadean, nyeta gadean sawah. Pangpangna sabada Kang Ruslan kapilanceuk kuring nu salila ieu boga nu gering ngajempreh, angkag-ingkig nanawarkeun sawahna hayang digade. Basana tulungan cenah.

Minggu, 28 Oktober 2018

Cinta yang Kandas

Cerpen Otang K Baddy (Plukme)
       Perempuan itu tetap menggeleng ketika kudesak apakah sejak kedatangannya ia melihat perempuan lain selain dirinya? Berkali-kali ia katakan tak seorang pun ia melihat ada orang yang datang di tempat itu. Bahkan malah ia balik bertanya secara mendesak pula, apakah di pelajalanan tadi aku melihat seorang lelaki selain aku?

Kamis, 11 Oktober 2018

Sakitku Teramat Keras

      Sepertinya hari ini aku ini benar-benar sakit. Sakit yang boleh dikata luar biasa. Tiada tanding tiada banding untuk mengumpamakan sakitku saat ini. Saking sakitnya tak ketulungan dan luar biasa itulah hingga aku tak sanggup mengimbanginya. Sakitku teramat parah dan keras.
      Karena sakitku teramat parah dunia pun terasa gelap. Bukan saja buta dalam melihat telunjuk sendiri, namun kegelapan telah melupakan segalanya. Bahkan saking parahnya sakit yang telah mengakibatkan gelap gulita saat ini pun aku tak tahu pasti; apakah ketika mengutarakan ini aku berada di rumah atau di rumahsakit atau di tempat lain. Aku tak tahu pasti.

Sabtu, 22 September 2018

Nu Mulang ti Panyingkuran


     
Carpon Otang K Baddy (SKM Galura, MInggu II Sept 2018)

       Rebun keneh Sahroja geus ngereles indit sorangan ti saung, sejak mulang miheulaan pamajikana nu masih keneh bebenah. Sakumaha biasana unggal poe Jumaah, sajaba ngalongok lembur teh hayang biasa aub jumaahan jeung batur salembur. Sab ceuk katerangan kurang apdol mun jumaahan di luar kampung, utamana salagi dina kaayaan rineh. Kusabab geus kaitung rerempo inyana milih jalan nu aman, dina harti teu make jalan torobos nu hara-haraeun, samodel sajaba kudu mapay galengan jeung sakapeung nyisi 

Selasa, 28 Agustus 2018

Nenek dan Kucing

Merah basah, lidah kucing itu menjilat menyapu tubuhnya, seakan mengelus bulu telonnya yang agak kotor. Di sampingnya sang majikan terlentang seperti ngorok. Tapi bukanlah kantuk yang membuat sosok itu roboh. Faktor usia, keringkihan akibat suasana alam tak nyamankah?
Jarun jam tamplok di bilik sudah lama tak beranjak, sementara sarang laba-laba membias buram di permukaannya. Suara tokek dan cecak saling bersahutan menunjukkan keberadaannya yang masih eksis. Kucing pun beringas memutar bola matanya yang menyala saat burung hantu bersiklukkluk di pohon randu. Sementara yang terbujur di kasur ampar lusuh ngoroknya tak terdengar lagi.

Membuka Kunci

     Karena tiba-tiba nulis jadi susah, maka untuk membuka ide yang terkunci ini saya coba marah-marah. Mungkin semua itu gara-gara aku selalu mengabaikan kesemopatan, menunda dan menunda, esok lagi esok lagi.

Senin, 27 Agustus 2018

Petaka Bau Tak Sedap


#cerpen_fb_okb
Geger. Tiba-tiba bau tak sedap menyeruak di seputar wilayah Caroncong. Semua hidung mendengus-dengus disela mengendus. Sebagai bentuk antipati orang-orang hanya memencet hidungnya dengan dua jari.
"Bau apa ini namanya, ya, begitu tak sedap banget?"
"Iya, ini sungguh luar biasa, Dibilang bau bangkai agaknya tak mungkin sebab tak ada buktinya."

Jumat, 08 Desember 2017

Hantu Kepala

Karena saya setiap hendak menulis untuk media cetak/online selalu tak jadi-jadi karena tergoda oleh medsos Fb, kepalang belang ya menulis cerpen di fb saja dengan hastag #cerpen_fb_okb .  Ya, daripada tak melatih diri menulis  sama sekali. Uniknya yang dirasakan saya, menulis di fb jauh lebih teranngsang ketimbang menulis di MO Word. Mungkin menulis di fb terangsang seakan ada yang menunggu hendak membaca tulisan yang tengah diketik itu. Jadi timbulah semangat, sementara di Office Word kesannya sepi kendati jauh lebih teliti karena jangkauannya bak sebuah kompetisi. Oke, kendati tak hebat, jika berkenan inilah cerpen versi fb saya yang berjudul "Hantu Kepala" itu.


.
Cerpen Fb Otang K Baddy
====================
Malam gemerlap seketika berubah kelam di Saliwong. Tak cuma macam gadget yang telah menjadi tuhan mereka, televisi, lampu-lampu hingga ke puntung rokok pun ketika itu dipadamkan. Begitupun mengenai pandangan. baik mata maupun pemikiran, sementara hilang fungsi. Mata-mata mereka hanya bisa melotot dan berkedip dalam gelap.

Minggu, 26 November 2017

Menulis Pun Perlu Menjaga Stamina

Menulis perlu menjaga stamina, tentu saja.  Karenanya santai saja. Itu prinsif saya. Yang penting menulis dan menulis. Menulis apa yang ketahui menurut kemampuan yang dimiliki. Menulis dan membaca dan menulis lagi dan baca lagi. Sementara lupakan tujuan ingin menjadi terkenal, cukup saja hasrat menulis diterima sebagai kenikmatan tersendiri yang tiada bandingnya di luar tidak menulis sama sekali.

Rabu, 08 November 2017

Hal tak terduga bergondal-gandil

Sungguh banyak hal tak terduga, termasuk kejadian yang saya alami saat ini. Saya katakan peristiwa yang luar biasa dalam sejarah kehidupan saya. Baik sejak zaman tikotok dilebuan sampai masa keramik menyilaukan. Ya, semua tak terduga.

Rabu, 25 Oktober 2017

Postingan Kosong Melongpong

       Entahlah setiap hendak memulis saya selalu diserang kantuk. Apalagi jika ide yang sebelumnya berkelebat tak segera ketangkap. Kalau sudah begini kembali saya merana, Rasanya hidup terasa rugi jika cita-cita yang senantiasa didambakan kerapkali terjegal gara-gara kantuk. Maksudnya dunia menulis jangan ditinggalkan begitu saja.

Semarak Pesta Malam Perbukitan

Cerpen: Otang K.Baddy (Kabar Priangan 29 Agustus 2012)     

      
  MUNGKIN orang-orang dalam goa tak tahu kisah apa yang tengah terjadi di luar sana. Apakah keresahan, caci-maki, mual-mual, ataukah sebuah protes? Jika mau menjawabnya tentu akan menyebut, tidak! Sebab suasana di luar goa tak sekedar aman dan terkendali, melainkan penuh kesenangan tiada tara.

Minggu, 18 Juni 2017

Menjadi Maling

Cerpen: Otang K.Baddy (Radar Surabaya, Minggu 18 Juni 2017)
 
SEKETIKA suara-suara umpatan; maling, anjing, babi, dan bahkan mengharuskanku sampai di neraka jahanam itu, melenyap. Seiring dengan kepuasannya, mereka membubarkan diri dan mungkin pulang ke rumahnya masing-masing. Sementara beberapa wanita tampak saling berbisik dan membuang muka. Mereka menampakan kengerian, bukan lebih pada kepuasan dan kegemasan seperti orang-orang sebelumnya.

Rabu, 22 Maret 2017

Perburuan Malam Perbukitan


Cerpen Otang K.Baddy (Pikiran Rakyat 22 September 2013)
Setelah semuanya merasa sakit dengan gigitannya, lalu mereka membuang pentungan kayu dan meletakan senjata lainnya yang semula niat perang. Ini bukan mimpi, sungguh, ini suatu kenyataan!, bisik mereka. Makanya, mari

Selasa, 21 Maret 2017

Pesan Diw



 Cerpen: Otang K.Baddy (Tribun Jabar 19 Maret 2017)


      Sebenarnya di dunia ini tak ada yang samar dan tersembunyi selain hanyalah kebodohan dan kemalasan yang membuat berserah diri, demikianlah istri saya berfilsafat. Wualah,  ngomong apa kamu ini, Diw.  Mau sok filsuf, ijazah saja masih dipertanyakan. Kendati mungkin hoaxs  istri saya layak diperbimbangkan, saya lipat dulu. Kemudian bertolak ke sesi yang baru dengan nuansa yang eksotis.  Yakni wanita yang tiba-tiba hadir  melibas istri yang

Sabtu, 11 Maret 2017

Kegelapan Laknat

Cerpen Otang K.Baddy (Harian Waktu 10 Maret 2017)


Ia memang  lelaki seperti malam gelap. Menggulita dalam mendung pekat.  Legam melebihi arang yang dikubur di kedalaman goa dalam suasana malam gerimis. Tepatnya seribu gumpal kegelapan, kepekatan dan kelegaman tanpa banding untuk menandingi kehidupan singgasana yang maha gelap.
        “Gelap, pekat...!” teriaknya sesak dan serak.

Rabu, 22 Februari 2017

Pisau

Cerpen Otang K.Baddy (Pikitan Rakyat 15 Desenber 2013)



     Sebagai pengemban amarah, yang kerap tertawa dan bersorak jika dalam kemenangan. Menjerit bak tersengat bara api sebelum kemudian menguap jika dalam kekalahan, selayaknya kau tetap aku perangi. sebab kamu ini telah jadi musuh nyataku!

Rabu, 15 Februari 2017

Getih Nu Busrat Basret

Carpon Otang K.Baddy ( Majalah Mangle  No. 2615/ 9-15 Februari 2017)
   Isuk-isuk guyur, nyi Yuyun jadi korban rajapati. Getih busrat-basret di jero imahna. Tapi aneh di sakujur awakna taya raheut tapak bedog atawa balati. Saupama lin manusa nu nelasana, upamana sato galak,  taya tapak huntu atawa kuku urut nyoco. Budak parawan nu masih sakola SMP kelas tilu teh tilar dina kayaan guyang getih.
      “Sanes aya nu mergasa, si nyai teh utah getih,” Ni Cicih indungna Yuyun, carinakdak ngomong dumreda ka nu anyar daratang ngalayad.
      “Wayah kumaha kasorangna?” tanya nu pangdeukeutna sasat

Popular Posts

Blogroll